Publikamalut.com
Beranda Ragam Danrem 152/Babullah Ingatkan Netralitas TNI Jelang Pemilu

Danrem 152/Babullah Ingatkan Netralitas TNI Jelang Pemilu

Komanda Korem 152 Babullah Elkianus Villando Dewangga saat memimpin apel kesiapsiagaan di Tobelo (dok: KOREM 152/Babullah)

PUBLIKA-Tobelo, Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang, Komandan Korem 152 Babullah meminta kepada semua anggota TNI yang ada di Maluku Utara (Malut) khsusnya Halut agar menjaga netralitas selama proses Pemilu ini berjalan.

Komanda Korem 152 Babullah Elkianus Villando Dewangga mengatakan, bahwa anggota TNI jangan terlibat politik praktis di Pemilu tahun 2024 mendatang, TNI harus menjaga netralistas dan menjaga keamanan sehingga tidak terjadi konflik di kalangan masyatakat.

“Tugas TNI hanya mengawal dan mensukseskan berjalannya proses Pemilu ini, biarkan masyarakat yang menetukan pelihan merka terhadap siapapun, kita TNI tidak usah mencampuri urusan Pemilu,”katanya, Rabu (20/9).

BACA JUGA:Ratusan Ton Kopra Asal Maluku Utara Disuplai ke Surabaya

Disebutkannya, jika ada anggota TNI yang terlibat dalam politik praktis langsung dilaporkan, agar anggota tersebut diberikan sangsi, karena di TNI ini juga kode etiknya tersendiri.

“di TNI ini juga ada pidananya jika ada anggota yang memang terlihat dan itu memnuhi unsur pidana maka akan kami proses sesuai dengan pelanggaran yang dibuatya,”tegasnya.

BACA JUGA:Trigana Air PK-YSJ Rute Sanana-Ternate Tunda Penerbangan, Ini Sebabnya 

Sampai sejauh ini belum ada kasus seperti ini yang melibatlan anggota TNI, jika itu mungkin sudah lama diproses, dirinya berharap di tahun politik ini masyarkat harus dewasa kalah menang itu sudah biasa.

“Kami meminta agar kedewasaan dalam berpolirik ini penting, jangan lagi mengelolah isu yang tidak seberapa dan pada akhirnya masyarakat menjadi konflik ini kami selalu ingatkan kepada kita semua,”ujarnya.

Disebutkannya, di tahun ini satgas yang saat ini berpos di setiap Desa akan di tarik pada tahun ini dan sudah tidal ada penggantinya, pihaknya meminta agar masyarakat menjaga diri dan keamanan di setiap lingkungan.

“Setelah penarikan  nantinya Babat yang sudah di percayakan di setiap Desa, merekalah yang akan berkoordinasi dengan masyarakat,”tuturnya.(Al/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *