Publikamalut.com
Beranda Politik Senin, Timsel Buka Seleksi Calon Anggota Bawaslu 5 Kabupaten, Ini Syaratnya 

Senin, Timsel Buka Seleksi Calon Anggota Bawaslu 5 Kabupaten, Ini Syaratnya 

Ilustrasi Badan Pengawas Pemilu

PUBLIKA-Tobelo, Tim Seleksi (Timsel) zona I Kabupaten Halut, Haltim, Halteng, Halbar, dan Pulau Morotai melakukan sosialisasi pendaftaran calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), pada Sabtu (27/5) Timsel zona I melakukan sosialisasi i Kantor Bawaslu Halut, kelima anggota timsel hadir dalam sosialisasi ini.

Ketua Timsel Bawaslu Mohtar Kamisi mengatakan pendaftaran calon anggota Bawaslu akan di buka harus Senin tanggal 29 Mei 2023, pihaknya mengajak kepada masyarakat yang mau mengikuti seleksi Bawaslu Halut, langsung mendatangi sekretariat Timsel di Marahai Park Hotel untuk mendapatkan informasi lebih detail.

“Kami mengajak kepada masyarakat terutama anak muda yang suda berusia 30 tahun, agar melibatkan diri dalam proses seleksi Bawaslu ini, karena anak ini muda ini sangat penting dalam mendorong demokrasi,”jelasnya Sabtu (27/5).

Untuk syarat dan ketentuan calon anggota Bawaslu Kabupaten/Kota minimal sudah berusia 30 tahun ke atas dan juga warga negara Indonesia, seleksi Bawaslu ini Timsel tetap mengedepankan Integritas dan netralitas, agar publik juga dapat mengetahui secara terbuka kerja-kerja Timsel selama seleksi berlangsung.

“Seleksi calon anggota Bawaslu ini ada beberapa tahapan, salah satunya tanggapan masyarakat, masyarakat bisa melaporkan calon anggota Bawaslu yang sudah bergabung dala Parpol maupun sudah di pidana di atas lima tahun,”ujarnya.

Dijelaskannya, calon anggota Bawaslu yang masih berstatus PNS maupun bekerja di instansi vertikal harus meminta persetujuan dari pimpinan, karena itu menjadi syarat bagi calon anggota Bawaslu. Selain itu juga ijazah juga harus di legalisir cap basah dari universitas asal maupun sekolah.

“Siapa saja bisa mencalonkan diri baik itu PNS maupun pekerja swasta, asalkan ada ijin dari pimpinan karena ini sesuai dengan ketentuan yang ada, kami juga akan memperhatikan 30 persen keterwakilan perempuan, jika dalam proses pendaftaran belum mencukupi delapan kali kebutuhan maka akan di perpanjang pendaftaran,”tuturnya

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *