Publikamalut.com
Beranda News Pesan Gubernur AGK kepada Pengurus DPD LPM Malut Baru Dilantik

Pesan Gubernur AGK kepada Pengurus DPD LPM Malut Baru Dilantik

 

 Ahmad Doli Kurnia Tanjung melantik Salmin Janidi (pakai Peci) sebagai Ketua Umum DPD LPM Provinsi Maluku Utara dengan menyerahkan bendera (dok:Humas Pemprov).

PUBLIKA-TERNATE,Ketua Umum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ahmad Doli Kurnia Tanjung resmi melantik Salmin Janidi sebagai Ketua Umum DPD LPM Provinsi Maluku Utara bersama kepengurusannya periode 2022-2027. Pelantikan berlangsung di gedung Royal’s Resto dan Function Hall di Kota Ternate, Jumat (18/3).

Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya menyampaikan bahwa ekonomi kita tumbuh, bukan hanya itu nilai investasi juga naik, namun angka kemiskinan kita juga naik terutama didua daerah. Untuk itu butuh dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga pemberdayaan masyarakat ini.”peran LPM ini sangat penting untuk mendorong ekonomi masyarakat pedesaan, karena ekonomi kita tumbuh bagus tapi angka kemiskinan juga meningkat, maka dukungan dari berbagai pihak termasuk peran penting LPM ini,”harapnya.

Gubernur Malut mengaku pengurus LPM Provinsi Malut yang baru dilantik ini masih muda berenergi, bahkan berlatar belakang atau berasal dari desa juga, jadi LPM Malut harus turun langsung ke Desa-Desa untuk melihat langsung ekonomi masyarakat desa. “Pengurus ini banyak yang muda-muda dan berenergi, jadi jangan terlalu banyak rapat tapi harus turun langsung ke desa-desa, apa lagi kita semua ini berasal dari desa mengetahui pasti kehidupan masyarakat desa,”kata AGK.

Sementara Ketua DPD LPM Malut Salmin kepada awak media mengatakan, sebagai ketua terpilih, untuk mengemban tugas sesuai semangat organisasi, tentu perlu menyiapkan, merencanakan dan mengambil langkah-langkah strategis untuk penguatan organisasi. “Pertama saya harus memastikan organisasi dapat melaksanakan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, menjembatani antara kepentingan masyarakat dengan pemerintah sebagai wujud pembangunan partisipatif, juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Salmin saat ditemui di sela-sela pelantikan.

Sementara dalam hal program kedepan, kata Kepala Bappeda Malut itu mengatakan, LPM Malut akan peningkatan kualitas pendidikan, mutu sekolah dan pemerataan guru honorer. “SDA kita melimpah lulusannya belum berkualitas,” ungkapnya.

Persoalan kemiskinan, kata Salmin, Kabupaten Halmahera Tengah, Halmahera Timur dan Halmahera Selatan merupakan penyumbang ekonomi tertinggi namun menyimpan kemiskinan yang cukup tinggi. “Beberapa orang mengistilahkan tikus mati di dalam lumbung padi,” ujar Salmin menyinggung.

Padahal kata Mantan Juru Bicara Gubernur itu menjelaskan, ekonomi Maluku Utara tertinggi didominasi tambang dan industri pengolahan. “Tambang jangan kita jadikan yang utama, namun kita harus berfikir untuk membangkitkan sektor-sektor yang lain, perlu LPM mengambil peran bagaimana produk unggulan pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif bisa terdistribusi,” tandasnya.

Salmin yang juga Mantan Kepala Biro Hukum Setda Malut mengaku untuk program dibidang kesehatan, salah satu masalah yang kita hadapi ini tingginya angka kematian ibu, bayi, stunting dan wasting, ini menjadi perhatian serius LPM. “Untuk itu perlu ada kolaborasi dari desa sampai Provinsi bahkan Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Ia menambahkan, masalah ketenagakerjaan juga tak luput dari perhatian LPM. Dimana, angka pengangguran menurun namun tenaga kerja lokal masih kurang daya saing. “Ada kurang lebih 20 ribu pengangguran usia 30 tahun, dan 20 ribu lagi setengah menganggur, artinya mereka kerja tetapi masih mengharapkan kerja yang lebih baik, disinilah LPM hadir,” cetusnya.

Salmin sebelumya terpilih dalam Musda III DPD LPM di Aula Nuku kantor gubernur, Sofifi, Kamis (17/3) kemarin.(ai/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *