Publikamalut.com
Beranda News Jelang STQ Nasional, Dewan Hakim Sarankan, Pembinaan Intensif SDM Malut

Jelang STQ Nasional, Dewan Hakim Sarankan, Pembinaan Intensif SDM Malut

Dewan Hakim Nasional STQ, Yusnar Yusuf (dok istimewa)

PUBLIKA-Sofifi,  Jelang Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ ) Tingkat Nasional  di Sofifi Maluku Utara pada bulan Oktober 2021 mendatang, Dewan Hakim Nasional STQ menyarankan pada Provinsi Malut selaku tuan rumah pelaksanaan ajang nasional itu harus betuh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang matang dengan pembinaan dan pelatihan yang intensif jika ingin juara.

 Dewan Hakim Nasional   DR. Yusnar Yusuf, MA,    dikonfirmasi wartawan,  saat mengawasi pelaksanaan STQ tingkat provinsi Malut,  di aula Asrama Haji Kota Ternate Sabtu (5/6/2021) malam mengaku ada beberapa bidang yang perlu diamati, pertama bacaannya memenuhi kriteria atau tidak kemudian suaranya, karena suara berpotensi membaca  dengan benar dan dengan yang baik.”Kalau kita dekati dengan dua teori itu pada peserta STQ Malut yang kita amati sekarang ini, pesertanya cukup namun  belum capai tahap baik,”katanya

Namun lanjut dia dengan potensi yang cukup ini bisa dilaksanakan dengan pembinaan intensif, sehingga potensi yang dimiliki Malut bisa meningkat dan bisa bersaing dengan peserta-peserta lain di luar Sulawesi, misalnya Jakarta, Jawa dan sebagainya.”jadi nanti kita lihat hasil dari STQ tingkat Provinsi Malut ini nanti akan dilatih kedalam sebuah kepelatihan satu sampai tiga bulan pasti ada perubahan dan bisa bersaing dengan daerah lain karena potensi SDM ada,”bebernya

Menurutnya SDM yang  ada di Malut pada setiap mata lombah, masalah yang sama sehingga tergantung pada kemampuan peserta, kalau dia Hafizh punya kemampuan hafalan, dirinya mengira bahwa daerah lain juga begitu karena ini menyangkut dengan wawasan Al-Qur’an secara ilmiah, menyangkut dengan kepintaran dan kecerdasan seseorang untuk melakukan satu bahasan dalam Alquran yang sibut faseh-faseh tafsir ini memang agak berat karena harus menguasai Al-Qur’an, menghafal Al-Qur’an termasuk bahasa Arab harus dimiliki.” kekurangan-kekurangan itu kalau tafsir mencapai tahunan, kalau memperbaiki hanya sekedar bacaan saja bisa satu atau dua bulan bisa diperbaiki,”katanya

Yusnar mengaku telah mengamati dan mencatat peserta mana yang memiliki potensi selama STQ tingkat provinsi ini berlangsung, sehingga perlu dilakukan pembinaan yang matang beberapa bulan kedepan ini sebelum STQ tingkat Nasional Dihelat.” Semua ini tergantung pada potensi peserta, kita latih berapa lama peserta namun, jika tidak ada potensi, atau sedikit, ya tidak jadi, maka tergantung pada potensi,”ujarnya.

Ia menambahkan SDM yang di miliki Maluku Utara  potensinya cukup jadi tinggal pengolesan, pembinaan, serta memberikan masukan berdasarkan pada kriteria ilmiahnya agar Malut lebih baik.”kita lihat paserta ini bagus-bagus, bahkan ada sampai ke jenjang internasional, untuk itu pembinaan dan pelatihan yang matang, insya Allah STQ Nasional, Maluku Utara bisa, insya Allah,”harapnya.(*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *