Publikamalut.com
Beranda Daerah Air PDAM Kepulauan Sula Sering Mati Dimusim Hujan, Ini Kata Direktur

Air PDAM Kepulauan Sula Sering Mati Dimusim Hujan, Ini Kata Direktur

Ilustrasi air PDAM mati (dok: istimewa)

PUBLIKA-Sanana, Pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di beberapa desa di Kecamatan Sanana Kabupaten Kepulauan Sula keluhkan warga, pasalnya air PDAM sering mati saat musim hujan.

An, seorang warga Desa Umaloya, mengaku  kesal dengan pelayanan air bersih oleh PDAM, pasalnya saat musim hujan tiba, air selalu mati sehingga meresahkan warga.

“air PDAM di jalur kamk itu mati bukan karena mesin di PDAM mengalami kerusakan, tetapi diduga petugas yang sengaja kasih mati, akibat kalau dihidupkan air tersebut berubah warna,” Kata An. 

Lanjut Pria berusia 25 tahun itu, air PDAM sering mati dimusim hujan ini memang tidak terlalu lama, paling lambat dua sampai tiga hari, air PDAM kembali normal.

“Masalah ini sudah lama, sehingga, kami berharap PDAM ambil langka perbaikan.”harapnya.

Terpisah Direktur  Perusahaan Dearah Air Minum (PDAM) Sanana, Kepsul, Munir Banapon, di konfirmasi pada Senin (20/12/2022), di ruang kerjanya mengatakan, kendala air  mati  pada saat hujan, disebabkan Intalasi Pengelola Air (IPA) yang ada di desa Wailau itu bangunnya sudah kadarwarsa, karena bangunan itu dibangun sejak 2013 silam, dan tak layak dipakai lagi.

“IPA sudah tidak mampu kelola air, misalnya air yang keluh atau kabur mau dikelola jadi jernih tidak bisa.” Ungkap Munir.

Lanjut Direktur, IPA yang tidak mampu lagi mengelola, maka selebihnya hanya tinggal tergantung kondisi alam.

“Misalnya musim hujan kan air keruh atau kabur, mau tidak mau harus kasih mati sampai air  jernih baru kembali di retribusi. Tutunya.

Menurut Munir,  untuk rehabilitasi bangunan IPA atau optimalisasi,  itu  membutuh agaran sangat besar sehingga DPAM tidak sanggup membiayai.

“Kalau di PDAM kan tidak punya kesanggupan sampai tingkat itu, karena itu investasi besar dan butuh dana milyaran.” Cetusnya.

Meskipun demikian, pihak PDAM tetap memberikan pelayanan hanya sebatas kemampuan atau kesanggupan yang diberikan pada pelanggan.

“Di PDAM ini kami laksanakan yang semampu PDAM tetap memberikan pelayanan.” Ujar Dirut PDAM Kepsul.

Ia menambahkan, pihaknya selalu berusaha, bahkan beberapa kali mengusulkan anggaran perbaikan instalasi pengelolaan air, namun belum direalisasikan.

“Pokoknya tidak terhitung berapa kali di usulkan, yang jelas setiap kesempatan kita usulkan, tapi semua itu kembali ke pihak terkait karena mereka punya kewenangan,”bebernya(tr03/red).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *