Publikamalut.com
Beranda Daerah Ini Delapan Nama Pejabat Pemprov Malut Berpotensi Dirotasi

Ini Delapan Nama Pejabat Pemprov Malut Berpotensi Dirotasi

Kepala BKD Malut Idrus Assagaf (dok:PUBLIKAmalut)

PUBLIKAmalut, Panitia Seleksi (Pansel) jabatan Pemerintahan Provinsi Maluku Utara telah melakukan uji kompetensi terhadap delapan pejabat eselon II dilingkungan Pemprov Malut, selanjutnya hasil uji kompetensi ini diserahkan pada Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba untuk menentukan siapa -siap yang masih layak di pertahankan dan dirotasi. 

Delapan pejabat eselon II yang diuji kompetensi yakni Idrus Assagaf Kepala BKD Provinsi Maluku Utara, Irwanto Ali Karo Organisasi Setda Malut, Sukur Lila Kadis Kehutanan Malut, Saifuddin Djuba Karo Pengadaan Barat dan Jasa Setda Malut, Muhammad Ismail Kadis Sosial Malut, Wazaria Kadis Koperasi dan UMKM Malut, Ridwan GP Hasan Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Malut dan Tomas Adrean staf ahli Gubernur.

Kepala BKD Provinsi Maluku Utara Idrus Assagaf saat dikonfirmasi, Rabu (24/8) membernarkan bahwa Pansel jabatan telah uji kompetensi kepada dirinya (BKD) bersama 7 pejabat eselon II di Pemprov Malut karena telah memenuhi persyaratan.

“Pejabat yang diuji kompetensi ini sudah memenuhi persyaratan dimana telah menduduki jabatan diatas dua tahun, jadi terdapat 8 pejabat eselon II yang diuji kompetensi,”katanya.

Menurutnya uji kompetensi ini kata Idrus, pejabat tersebut dapat dilakukan mutasi, rotasi dan bisa juga turun pangkat satu tingkat di bawahnya, berdasarkan hasil uji kompetensi yang disampaikan pada Gubernur Malut nanti.

”Pejabat yang diuji kompetensi ini, apakah masih dipertahankan dijabatannya atau dipindahkan ke jabatan lain yang diuji itu dan bisa juga di rotasi ke jabatan yang lowong, ini tergantung hasil  uji kompetensi,”katanya.

Idrus mengaku hasil uji kompetensi ini yang disampaikan ke Gubernur Malut, namun dirinya tidak mengetahui, pasalnya dirinya selaku kepala BKD juga diuji kompetensi, namun lanjut Idrus hanya menjelaskan tahapan,  dari hasil itu akan dilakukan pelantikan jika, dari delapan pejabat ada yang digeser jabatan lain.

”Dari hasil uji kompetensi baru dilakukan pelantikan, terhadap pejabat hasil uji kompetensinya di pindahkan ke jabatan lain atau ke jabatan lowong,”jelasnya.

Disentik terkait dengan beberapa jabatan yang lowong, kata Idrus nanti setelah uji kompetensi ini baru dilakukan seleksi terbuka kemungkinan akan dilakukan pada akhir Oktober 2022, karena nantinya akan ada kenaikan pangkat pegawai di Oktober.

“Kalau di bulan Oktober supaya pegawai yang memenuhi syarat aspek kepangkatan bisa ikut seleksi jabatan terbuka pada Oktober nanti, selain itu jangan sampai di uji kompetensi ini ada jabatan yang lowong,”ungkapnya.(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *