Publikamalut.com
Beranda Daerah Selingkuh dan Ekonomi Dominasi Perceraian di Halut-Morotai

Selingkuh dan Ekonomi Dominasi Perceraian di Halut-Morotai

Ilustrasi Perceraian (dok.Ist/depositphotos)

 PUBLIKA-HALUT, Tingkat perceraian yang diterima Pengadilan
Agama Morotai/Tobelo meningkat. Faktor perselingkuhan dan ekonomi mendominasi
alasan perceraian.

Sepanjang tahun 2021, Pengadilan Agama Morotai/Tobelo
menerima cerai sebanyak 164 perkara, terdiri dari cerai talak 53, dan cerai
gugat 111 perkara. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020.

“Faktor perselingkuhan dan ekonomi masih menjadi faktor
yang mendominasi terjadinya perceraian tersebut,”terang Ketua Panitera
Hasanuddin Hamzah pada Senin (17/1).

 Hasanuddin mengatakan, dari 53 perkara cerai talak putusan
yang dikabulkan 47 perkara, dan yang digugurkan atau ditolak, 6 perkara.
Sedangkan kasus cerai gugat sisa kasus tahun 2020, 4 perkara yang belum
diputuskan dan alihakan ke tahun 2021. Sepanjang tahun 2021, 111 perkara yang
masuk dan ditambahkan dengan perkara 2020 menjadi 115 perkara, putusan yang
dikabulkan 102 perkara, digugurkan 13 perkara.

“Tahun 2021 banyak yang mengusulkan perceraian. Namun,
sebelum putusan kami memberikan waktu kedua kelurga untuk berembuk, apakah
kasus tersebut dilanjutkan atau tidak. Namun, ada juga yang rujuk
Kembali,”jelasnya

 Tingginya angka perceraian, lanjut Hasanuddin didominasi
cerai gugat atau dari pihak perempuan. Disaat pihak perempuan merasa tidak
nyaman langsung mengajukan perceraian lewat kuasa hukum.”Selisihnya lumayan, memang laki laki menahan diri
mengajukan cerai daripada perempuan,” pungkasnya.(tr-01/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *