Publikamalut.com
Beranda Daerah Bupati Halut Deadline Waktu ASN Yang Belum Vaksin

Bupati Halut Deadline Waktu ASN Yang Belum Vaksin

Bupati Halmahera Utara Frans Manery pimpin Rapat kordinasi Pemkab Halut bersama Camat Dan Kapus Se-Halut.(dok: Faisal/Publikamalut.com)

PUBLIKA-HALUT,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara (Halut) memberikan deadline waktu terhadap aparat sipil negara (ASN) yang belum melakukan vaksinasi, hal ini diketahui setelah  evaluasi pelaksanaan vaksinasi di dari 19 puskesmas di 15 kecamatan belum capai target atau batu 39.56 persen.

Hasil pencapaian vaksinasi yang masih sangat rendah atau belum capai target sebagaimana yang diharapkan membuat Bupati Halmahera Utara Frans Manery geram lantaran sosialisasi tidak maksimal oleh Pemerintah Kecamatan, diperparahnya lagi sebagian ASN Pemda Halut belum melakukan vaksinasi.

Bupati Halmahera Utara Frans Manery mengatakan bukan hanya masyarakat yang tidak mau divaksin tapi juga ASN Pemda Halut yang belum di Vaksin akan di berikan waktu hingga dua pekan ke depan.”jika kesemapan itu sudah di berikan dan tidak mau di ikuti maka akan di berikan sanksi tegas, bahkan diancam dikeluarkan dari Pemda Halut lantaran tidak mendukung program Pemerintah”kata Bupati, Senin (1/11)

Orang nomor satu di Pemda Halut itu memegaskan, bukan hanya ASN yang ada di lingkungan Pemkab Halut yang harus melakukan Vaksinasi, tetapi guru-guru di setiap sekolah juga harus mengikuti Vaksinasi, karena setiap saat ini berhadapan dengan siswa-siswi di sekolah, jika ada guru-guru yang tidak mau di Vaksin di keluarkan saja dari sekolah tersebut, walaupun guru tersebut adalah ASN, apalagi untuk guru-guru honorer ini wajib di Vaksin.

“Laporan yang saya terima masih banyak guru-guru yang belum di Vaksin, ini seharusnya sudah di tegaskan, mereka harus di berikan waktu selama dua pekan ke depan, jika tidak mau di Vaksin di pecat saja dari sekolah, begitu juga masyarakat yang terima bantuan dari Pemkab harus wajib mengikuti Vaksinasi, jika tidak mau tidak usa di berikan bantuan”tegasnya.

Dari hasil presentasi oleh setiap camat, banyak masyarakat yang tidak mau mengikuti Vaksinasi karena beredarnya isu hoaks, sehingga Bupati dua periode itu secara tegas akan memecat terhadap ASN yang sengaja menyebarkan informasi hoaks.

“saya menduga ada oknum-oknum ASN yang ada di lingkup Pemkab Halut yang sengaja menyebarkan isu hoaks terhadap masyarakat, sehingga animo masyarakat untuk mengikuti Vaksinasi sangat minim, jika saya tau ASN yang menyebarkan isu hoaks maka tidak segan-segan saya pecat,”tandasnya.(tr-01)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *