Publikamalut.com
Beranda Nasional Pemerintah Perpanjang Kontrak Guru dan Nakes Non-ASN, Beri Kesempatan Ikut Seleksi CPNS 2027

Pemerintah Perpanjang Kontrak Guru dan Nakes Non-ASN, Beri Kesempatan Ikut Seleksi CPNS 2027

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Mendagri, Menpan-rb, Menteri Agama, Menkeu dan beberapa menteri lainnya saat memberikan keterangan pers di gedung DPR RI (dok:menpan-rp)

PUBLIKA-Jakarta,  Kabar baik bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) non-ASN di seluruh Indonesia. Pemerintah memastikan keberlanjutan masa kerja guru dan tenaga kesehatan non-ASN sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2027.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam kesepakatan pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada 6 November 2026 terkait penataan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sejumlah kesepakatan yang diambil, yang disampaikan langsung Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers yakni PPPK Paruh Waktu lintas profesi mencakup dosen, pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tenaga kesehatan, tenaga medis, tenaga teknis, serta tenaga pelaksana lainnya diangkat menjadi penuh waktu. Pengangkatan ini akan dilakukan secara bertahap.

“Kebijakan peningkatan status kepegawaian tersebut merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi para pegawai yang selama ini telah mendukung pelayanan publik di berbagai sektor strategis,”ujar Prasetyo sebagaimana dilansir dari dalam menpan-rb.

Selain peningkatan status kepegawaian, bagi PPPK lintas profesi yang telah dialihkan status menjadi PPPK Penuh Waktu, apabila berminat kepada mereka juga diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi CPNS secara terbuka dan kompetitif pada tahun 2027 sesuai tahapan pengadaan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kebijakan ini diharapkan dapat membuka kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara dan memperkuat mobilitas talenta ASN nasional,”harapnya.

Lanjut Prasetyo kesempatan dalam rapat juga terkait kepastian keberlanjutan bagi Guru Non-ASN dan Tenaga Kesehatan. Pemerintah akan memperpanjang masa perjanjian bagi,  guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan cut off Desember 2024, yang masa perjanjian kerjanya berakhir pada Desember 2026;

Dan tenaga kesehatan dan tenaga medis yang memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemerintah juga akan memberikan kesempatan mereka mengikuti seleksi CPNS tahun 2027 yang secara bertahap akan mulai dilaksanakan mulai 1 Januari 2027,”ucapnya.

Rekrutmen CPNS 2026 untuk Mendukung Program Prioritas Presiden

Dalam rangka mendukung pemenuhan program prioritas Presiden dan regenerasi ASN secara bertahap serta guna memperkuat kualitas birokrasi, serta memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pada berbagai programprioritas lainnya, Pemerintah akan membuka rekrutmen CPNS pada 2026.

Sejumlah formasi yang menjadi prioritas antara lain Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, Guru Sekolah Unggul Garuda; serta Formasi lain yang mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung mengikuti seleksi CPNS guna memperkuat birokrasi dan kami pastikan seleksi dilaksanakan dengan transparan, kompetitif, dan berbasis merit.

Dengan demikian, melalui berbagai kebijakan tersebut Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mewujudkan sistem manajemen ASN yang lebih pasti, adil, dan berkelanjutan. Penataan status pegawai, perlindungan dan kepastian keberlanjutan bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, tenaga teknis dan pelaksana lainnya, serta pembukaan rekrutmen CPNS merupakan pemberian kesempatan secara luas bagi warga negara dan bagian dari upaya memperkuat kapasitas birokrasi dalam memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas kepada masyarakat.(red)

Komentar
Bagikan:

Iklan