Maluku Utara Dilirik Investor Raksasa Material Dunia
PUBLIKA-Ternate, Wakil Gubernur Maluku Utara Hi. Sarbin Sehe, menerima kunjungan delegasi China National Building Material Group Co., Ltd atau CNBM Group di Kediaman Dinas Eks Crysant, Selasa (08/09/2026)
Hadir dalam pertemuan ini Ketua Tim Pangan Strategi Nasional Food Estate Indonesia Fendi Abdullah Hairin, Vice President CNBM Group Mr. Eric Yang beserta staf, Yayasan Shinci, serta Direktur FAMSUN Mr. Wei beserta staf.
Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan CNBM Group, perusahaan Fortune Global 500 yang bergerak di bidang bahan bangunan dasar, material baru, rekayasa teknik, serta perdagangan dan logistik.
Dalam rapat tersebut, CNBM Group memaparkan komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui investasi industri hijau. Beberapa fokus kerja sama yang dibahas meliputi pengembangan material baru “113N”, sistem penyimpanan energi berbasis fotovoltaik, dan solusi pengembangan sumber daya mineral.
“Kami menyambut baik kedatangan CNBM Group. Pemprov Maluku Utara terbuka untuk investasi yang tidak hanya mendatangkan modal, tetapi juga teknologi, transfer pengetahuan, dan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Wagub Sarbin.
Wagub menegaskan, investasi yang masuk harus selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam penguatan industri hijau dan modernisasi sektor industri.
Pihak CNBM Group menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Malut. CNBM menyatakan siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045.
“CNBM memiliki pengalaman 35 tahun bermitra di kawasan ASEAN. Kami melihat potensi besar di Maluku Utara, terutama pada sektor industri material, energi baru terbarukan, dan infrastruktur. Kami siap menjadi mitra strategis untuk pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar perwakilan CNBM Group.
Beberapa poin kesepakatan awal dalam rapat diantaranya, Industri Material Hijau: Penjajakan pembangunan pabrik material dasar dan material baru ramah lingkungan, kedua, Energi Baru Terbarukan: Implementasi teknologi sistem penyimpanan energi fotovoltaik.
Ketiga, Penguatan SDM: Program pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, keempat, Kemudahan Investasi: Pembentukan tim teknis bersama untuk percepatan kajian dan perizinan.
Sebagai tindak lanjut, Pemprov Malut dan CNBM Group akan membentuk Tim Teknis Gabungan. Tim ini bertugas melakukan kajian kelayakan, identifikasi lokasi, serta menyusun roadmap kerja sama dalam 3 bulan ke depan.
CNBM Group merupakan grup industri bahan bangunan terintegrasi terbesar di dunia. Saat ini CNBM menduduki peringkat 351 dalam Fortune Global 500 dan telah menandatangani sejumlah MoU dengan mitra strategis di Indonesia, termasuk dalam pengembangan inovasi teknologi melalui anak usahanya, Sinoma.
Rapat ditutup dengan sesi foto bersama Wagub dengan Ketua Tim Food Estate Indonesia dan Investor CNBM Group Cina.
Pemprov Malut berkomitmen memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi investor yang masuk, agar investasi dapat segera terealisasi dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(red)






