Publikamalut.com
Beranda Daerah Diterpa Isu Miring, Kepala BPJN Malut Buktikan Kinerja, Longsor Ngade Rampung Lebih Cepat

Diterpa Isu Miring, Kepala BPJN Malut Buktikan Kinerja, Longsor Ngade Rampung Lebih Cepat

Kepala BPJN Malut Abdul Hamid Payapo

PUBLIKA-Ternate, Di tengah berbagai isu miring yang menerpa, Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, memilih menjawab dengan kerja dan pembuktian di lapangan.

Salah satunya terlihat dari percepatan penanganan longsoran di Kelurahan Ngade, Kota Ternate. Pekerjaan yang sebelumnya ditargetkan rampung secara administrasi melalui Provisional Hand Over (PHO) pada Desember 2026, kini telah selesai lebih cepat dan sudah dapat difungsikan.

Penuntasan pekerjaan tersebut sekaligus merealisasikan komitmen Abdul Hamid Payapo yang sebelumnya menjanjikan penanganan longsoran Ngade dapat rampung secara fungsional pada Agustus 2026.

“Alhamdulillah, pekerjaan longsoran Ngade bisa rampung lebih cepat dari rencana PHO Desember 2026. Saat ini tinggal dilakukan perapian atau finishing,” ujar Abdul Hamid Payapo.

Menurutnya, percepatan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJN Maluku Utara dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang aman dan layak.

“Kami berkomitmen, semua penugasan yang diberikan kepada kami untuk melayani masyarakat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Direktorat Jenderal Bina Marga akan kami tuntaskan dengan baik, tepat waktu, tepat mutu dan tepat biaya,” tegasnya.

Penanganan longsoran jalan Ngade

Ruas jalan di Kota Ternate tersebut berada dalam penanganan Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, Anggiat Napitupulu, bersama PPK Kota Ternate, Ali Avanati.

Abdul Hamid mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur di Maluku Utara. Namun demikian, BPJN Maluku Utara tetap berkomitmen melakukan percepatan dan memastikan setiap pekerjaan yang telah diprogramkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Meskipun dengan anggaran yang terbatas, kami tetap berkomitmen menyelesaikan kebutuhan infrastruktur yang menjadi prioritas masyarakat,” katanya.

Ia juga memastikan, pekerjaan penanganan longsoran Ngade tidak berhenti setelah proses pembangunan selesai. Penyedia jasa masih memiliki kewajiban melakukan pemeliharaan selama satu tahun untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.

Dengan selesainya penanganan longsoran tersebut lebih cepat dari jadwal, akses jalan di kawasan Ngade kini diharapkan semakin aman dan nyaman bagi masyarakat.

Bagi Abdul Hamid Payapo, percepatan pekerjaan di Ngade menjadi jawaban atas berbagai penilaian dan isu yang berkembang. Di tengah sorotan, BPJN Maluku Utara memilih membuktikan komitmennya bukan dengan banyak bicara, melainkan melalui hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

DPRD Ternate Puji Kinerja Kepala BPJN Malut

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Nasib Hi Thalib ungkapkan apresiasi kepada Plt Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Ir. Abdul Hamid Payapo atas capain pekerjaan yang selesai lebih cepat dari target waktu pelaksanaan.

Capaian tersebut yakni pekerjaan kontruksi dinding penahan tanah (DPT) di Jalan Santo Pedro Kelurahan Kalumata, tepatnya kawasan benteng Ngade yang longsor pada Juni 2025 lalu.

“Atas nama Komisi III dan juga sebagai keterwaikilan dari dapil Ternate Selatan, kamu ucapkan apresiasi setinggi-tingginya, terutama kepada Kepala BPJN Malut yang mampu memicu kinerja pekerjaan, sehingga pekerjaan selesai lebih cepat dari target waktu pelaksanaan, yakni PHO di bulan Desember namun di akhir Agustus pekerjaan telah selesai,” Kata Najib, Rabu 9 September 2026.

Ia menuturkan, selaku Komisi III DPRD yang diberi tugas mengawasi bidang pembangunan, sarana prasarana serta pekerjaan umum termasuk infrastruktur Jalan di kota Ternate, meminta Kepala BPJN Malut dan jajarannya agar terus menjaga, terutama mengantisipasi sehingga longsoran di tepi jalan seperti di ngade kedepan tak terjadi lagi.

“Kami meminta Pihak BPJN jangan hanya mengejar waktu pekerjaan cepat selesai, tetapi juga perhatikan kualitas dan mutu pekerjaan, jangan sampai pekerjaan yang baru saja di kerjakan tidak bertahan lama longsor lagi, ini yang perlu di Jamin Kepala BPJN dan Jajarannya,” ucap Najib.

Menjaga dan mengantisipasi lanjut Nasib, tidak hanya di Longsoran ngade tetapi juga di sepanjang Jalan Nasional yang menjadi tanggung jawab BPJN Malut, dimana ruas jalan Nasional di kota Ternate yang memiliki potensi longsor agar sejak dini segera di tangani.

“Deteksi dan cegas lebih dini jauh lebih baik, agar tidak membahayakan pengguna jalan yang dalam hal ini adalah masyarakat kota Ternate,” Pintanya

Ia menambahkan, untuk kepentingan masyarakat, pihaknya siap berkolaborasi dengan BPJN Malut, menyampaikan masukan maupun permintaan masyarakat terkait Jalan dan jembatan di kota Ternate khusus ruas jalan Nasional. (red)

Komentar
Bagikan:

Iklan