Publikamalut.com
Beranda Ragam Perpusnas Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan TIK di Maluku Utara

Perpusnas Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan TIK di Maluku Utara

Foto bersama Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan TIK di Maluku Utara (dok:puti/Perpusnas)

PUBLIKA-Ternate, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) gelar bimbingan teknis (Bimtek) strategi pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi Komunikasi (SPP-TIK) resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara Muliadi Tutupoho, berlangsung di Bela Hotel, Senin (10/06).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Maluku Utara, Muliadi Tutupoho dalam sambutannya program tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial telah digerakkan oleh Perpusnas dengan dukungan dari Bappenas sejak tahun 2018.

Menurutnya program ini merupakan pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan di seluruh perpustakaan di Indonesia.

“perpustakan berbasis inklusi sosial diharapkan dapat meningkatkan literasi bagi masyarakat dan berbasis teknologi informasi dan komunikasi mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”harapnya.

BACA JUGA:Disarpus Malut Bersama ICMI Penandatanganan Kerjasama

Mantan juru bicara Pemprov Malut itu berharap dengan program tranformasi perpustakaan desa menjadi tempat sumber informasi, belajar masyarakat desa dan kelurahan, untuk pengembangan potensi desa maupun kelurahan.

“Perpustakaan berbasis inklusi sosial ini bukan hanya sekedar membaca buku di ruang perpustakaan atau ruang tertentu saja, namun perpustakaan hadir untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,”harapnya.

Ia menambahkan program ini tidak bisa berjalan maksimal tanpa dukungan dari semua kalangan, oleh karena itu diharapkan pada peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan dengan serius sehingga dapat memperoleh pengetahuan baru.

”Saya harap pada peserta, apa yang didapatkan di bimtek ini, dapat diimplementasikan masyarakat sekitarnya saat balik ke desa atau kelurahan,”pintanya.

Sekedar diketahui peserta bimtek ini melibatkan peserta pengelola perpustakaan desa di Kabupaten Pulau Morotai, Kepulauan Sula dan pengelola perpustakaan kelurahan di Kota Ternate, berlangsung selama lima hari mulai 10-14 Juni 2024.(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *