Publikamalut.com
Beranda News Hasil Studi Akhir Nur Elisa, Direkomendasi Muat di Jurnal Internasional

Hasil Studi Akhir Nur Elisa, Direkomendasi Muat di Jurnal Internasional

Nur Elisa Umalekhoa mahasiswa FKIP Unkhair Ternate (dok: istimewa)

PUBLIKA-Sanana, Nur Elisa Umalekhoa wanita kelahiran Desa Umaloya 17 Agustus 2002, asal Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara (Malut) meraih prestasi gemilang atas hasil penelitian studi akhir (Skripsi) yang direkomendasi oleh Universitas Khairun Ternate, akan diterbitkan di sebuah jurnal internasional.

Nur Elisa diketahui kuliah mengambil jurusan program studi pendidikan ilmu matematika, Sarjana Pendidikan strata satu (S1 red) di sebuah Kampus ternama kota Ternate, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun Ternate.

Wanita kelahiran 17 Agustus 2002 itu juga diketahui mampu menempuh kuliah dengan jenjang waktu hanya tiga tahun setengah dan direncanakan wisuda pada bulan maret 2023 mendatang, setelah berhasil sidang skripsi dengan predikat nilai sangat baik.

Wanita sering sapa Elisa itu mengatakan, dirinya menyandang perestasi tersebut seusai sidang skripsi dengan judul “Epistemology Obstacles dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Program Linear Ditinjau Dari Gender”, hasil penelitian itu langsung rekomendasi untuk dimuat salah satu jurnal internasional oleh penguji II. Dr Hery Suharna S.pd, M.Sc, M.Pd dan disepakati oleh pembimbing serta penguji lainnya.kamis 27 Januari 2023.

Putridari pasangan Buddin Umalekhoa dan Aminah Umalekhoa mengaku, alasan mengangkat judul seperti itu karena dirinya ingin mencari tantangan, karena judul seperti itu minin diangkat oleh mahasiswa jurusan matematika saat melaksanakan tugas akhir kuliah.

Kemudian ia menjelaskan tujuan dari penelitian judul skripsi yang diangkat, Junal ilmia ini bertujuan untuk melihat hambatan pengetahuan awal peserta didik pada materi program linear dalam menyelesaikan masalah, berdasarkan empat indikator, pemecahkan masalah.

“Polanya agar siswa memahami masalah, menyusun masalah, menyelesaikan Masalah, serta Memeriksa Kembali,” jelas Nur Elisa Kepada Publikamalut.com, Sabtu (4/2/2023).

Menurut Elisa, penelitian itu bersifat kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Epistemology Obstacles siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gender. 

“Artinya bahwa dari hasil penelitian ini yang dilihat adalah perbedaan Epistemology Obstacles (Hambatan pengetahuan awal) antar siswa perempuan dan siswa laki-laki dalam menyelesaikan soal program linear, tutur Elisa

Lanjut wanita berusia 20 tahun ini, Epistemology Obstacles termasuk dalam Learning Obstacles atau hambatan belajar yang terdapat tiga jenis, yakni Epistemologi Obstacles (Hambatan pengetahuan awal), Didactical Obstacles (Hambatan Pengajaran guru), dan Ontogenical Obstacles (Hambatan Kesiapan Mental siswa).

“Dari tiga jenis Learning Obstacles tersebut, saya disarankan untuk meneliti tentang Epistemology Obstacles,” ucap Elisa meneruskan saran dari dosen pembimbing. 

Sehingga penelitian tersebut melihat hambatan pengetahuan awal siswa. Dari penelitian ini akan diketahui pengetahuan materi awal yang harus di kuasai siswa, sehingga siswa tidak kesulitan dalam menyelesaikan soal program linear berdasarkan 4 indikator pemecahan masalah matematika. Tambahnya.

Disisi lain dosen penguji II Dr Hery Suharna merekomendasi skripsinya yang akan dimuat dalam jurnal internasional itu bukan tanpa alasan, Hery menganggap penelitian tentang epistemology obstalacse jarang ditemukan pada mahasiswa yang mengkat judul seperti itu.

“Hal kecil seperti ini yang akan menjadi besar. Banyak yang meneliti hal besar tampa melihat yang kecil,” ungkap Hery.

Sementara penelitian itu dilaksanakan SMA Negeri 3 Kota Ternate, pada kelas XI IPA 3, dengan jumlah siswa 35 orang.”Tetapi pada saat penelitian berlangsung subjek yang mengikuti tes hanya 30 orang,” tambanya.

Nur Elisa diketahui pada masah kuliah dirinya juga aktif di organisasi kedaerahan seperti Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS Cabang Ternate), Comunitas Slavery, dan ia juga pernah mendapatkan kesempatan belajar di Lembaga swadaym asyarakat (LSM) lingkungan hidup atau Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Maluku Utara di tahun 2020 silam.

Selain itu dirinya merupakan salah satu mahasiswa terbaik FKIP Universitas Khairun Ternate yang terpilih mengikuti Program Merdeka Belajar Permata FORKOM atau pertukaran mahasiswa tanah air forum komunikasi pimpinan FKIP negeri se-Indonesia, selama 1 semester tahun ajaran 2021-2022.

Berikut profil singkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang dijalaninya, SD Negeri Umaloya 2007-2012, SMP Negeri 2 Sanana 2012-2016 SMA N 1 Sanana 2016-2019 dan FKIP Universitas Khairun Ternate 2019-2023

Elisa sendiri anak ke empat dari lima bersaudara dari pasangan kekasih Buddin Umalekhoa dan Aminah Umalekhoa. Ayahnya selalu mendukung kepada anak-anaknya selalu sekolah dan harus meraih perestasi yang tinggi.

Kehidupan keluarganya berada kalangan masyarakat kelas menengah bawah. Ayahnya soarang ASN bekerja di kantor Camat Sanana, sedangkan ibu merupakan berprofesi sebagai pedagang dibu-dibu jualan ikan di pasar Rakyat Sanana.

Sekedar diketahui nama pembimbing yakni Pembimbing I. Fitriana Eka Chandra, S.Pd.,M.Pd. Pembimbing II. Dr. Drs Hasan Hamid, M.Si. Penguji I. Ahmad Afandi, S.Pd.,M.Pd. Penguji II. Dr. Hery Suharna, S.Pd.,M.Sc. M.Pd. Penguji III. Ariyanti Jalal, S.Pd.,M.Pd.(tr03/red).

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *