Publikamalut.com
Beranda News Lantik Pengurus Sibualamo Halmahera Barat, Pesan Gubernur AGK Merawat Keberagaman

Lantik Pengurus Sibualamo Halmahera Barat, Pesan Gubernur AGK Merawat Keberagaman

Nampak Gubernur Malut (pakaian adat merah) berbincang dengan Sultan Jailolo (Juba hitam) pada acara pelantikan BPC Sibualamo Halmahera Barat, juga nampak hadir Wakil Bupati Halbar (pakaian adat biru).(dok: Supardi Tiakoly)

PUBLIKA-Halbar, Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba selaku ketua Dewan Penasehat Badan Pengurus Sibualamo Provinsi Malut secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Sibualamo Halmahera Barat (Halbar) yang diketuai Muhtar Husen.

Pengukuhan dan pelantikan BPC Sibualamo Halbar periode tahun 2022-2027 disaksikan langsung Sultan Jailolo Ahmad Sjah, Ketua Umum BP Provinsi Malut Saifuddin Djuba, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhammad, Dewan Pakar Sibualamo, Prof Rusman Soleman, Dr Kasman Hi Ahmad, Kordinator Keluarga ASN Halbar Nirwan MT Ali, serta pengurus Sibualamo Provinsi dan Kota Ternate serta tamu undangan lainnya, berlangsung di Kadaton Jailolo, Sabtu (3/9).

Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba selaku Ketua Penasehat BP Sibualamo Provinsi Malut dalam sambutannya menekankan, pada poin persatuan, meskipun Maluku Utara memiliki perbedaan satu dengan lainnya, namun peran kesultanan sangat penting dalam merawat keragaman.

“Kesultanan itulah yang menjadikan kita bersatu dan tidak terpisah pisah, sehingga dengan adanya Sibualamo menjadi rumah besar tempat bernaung,” ungkapnya.

AGK mengaku Maluku Utara, daerah yang pernah mengalami konflik horizontal ini tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa yang datang.

“Pengurus Sibualamo punya tanggung jawab besar untuk tidak mengacaukan rumah besar ini yang membuat kita kocar-kacir, Sibualamo bukan organisasi politik, sehingga jangan biarkan tercerai karena perbedaan pilihan politik,” harapnya.

Pengukuhan pengurus BPC Sibualamo Halmahera Barat (dok: Supardi)

Sementara Ketua Umum Sibualamo Saifuddin Djuba, menyebutkan Sibualamo harus menjadi penyeimbang dalam setiap gerak perubahan zaman.

“Di tengah perubahan zaman yang cepat dan menimbulkan perubahan sikap dan perilaku, maka Sibualamo hadir untuk mengimbangi dan merawat nilai nilai moral sesuai dengan kearifan lokal,”singkatnya.

Sibualamo ini menghimpun semua suku, ras dan agama.”Sibualamo adalah rumah besar bagi semua suku yang ada di Maluku Utara yang bergerak di bidang sosial budaya dan pengembangan kearifan lokal,”ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhammad menyebutkan keterlibatan dan dukungan pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Barat dan Kesultanan Jailolo karena ada nilai kebaikan yang hendak diperjuangkan.

“Kita menggabungkan diri dalam organisasi ini untuk mengembangkan menjaga dan melestarikan jati diri kita sebagai orang Halmahera ini patut diapresiasi dan dibanggakan,” ungkapnya.

Muhtar Husen selaku Ketua BPC Sibualamo Halmahera Barat bertekad akan membawa Sibualamo yang dipimpinnya menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi semua.

“Ini adalah amanah yang besar dan kita selalu berusaha dan berikhtiar agar amanah ini dapat kita jalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba selaku ketua Dewan Penasehat BP Sibualamo Provinsi Malut tiba di kadaton Jailolo, diawali dengan prosesi pengangkatan sebagai Jiko Ma Uta dan Ketua Umum Sibualamo, Saifuddin Djuba sebagai Kimalaha Tagalaya Kesultanan Jailolo, oleh Sultan Jailolo.(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *