Publikamalut.com
Beranda News Tim EO Kemenag RI pantau lokasi STQ Nasional di Sofifi

Tim EO Kemenag RI pantau lokasi STQ Nasional di Sofifi

Tim EO Kemenag RI pantau lokasi STQ Nasional di Sofifi (dok : Humas Pemprov Malut)

PUBLIKA-Sofifi, Kementerian Agama Republik Indonesia kembali mengirim tim untuk memantau kesiapan pemerintah provinsi Maluku Utara dalam penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Nasional tahun 2021 di Sofifi Provinsi Maluku Utara.

Kali ini Kemenag RI Mengirimkan tim teknis atau Event Organizer (EO) yang dipimpin oleh Reno Sarah dan didampingi Zastro AL Ngatawi, Koko Hari Santoso dan M Alfhy Syahrin.Tim EO didampingi pantia daerah antara lain Karo PKKP Rahwan K Suamba, Kaban BPSDM Miftah Baay, Kaban Balitbangda Mulyadi Wowor dan Kementerian Agama Provinsi Tahmid Abubakar langsung meninjau lokasi mesjid raya yang akan digunakan sebagai lokasi pembukaan.

Tim bersama panita daerah kemudian memantau layout yang didalamnya terdiri dari astaka, tempat tamu VVIP serta tempat kafilah yang akan menempati area utama pelaksanaan STQ Nasional nantinya.

Pemantauan selanjutnya diarahkan ke gedung DPRD provinsi yang bersebelahan dengan masjid raya Sofifi. 

Menurut Reno Sarah, yang unik dan luar biasa dari venue tiga ini adalah menggunakan ruang paripurna sebagai salah satu venue mata Lomba, ini berarti dukungan DPRD provinsi sungguh luar biasa dan tentunya diberikan apresiasi atas pemanfaatan fasilitas ini. Hal ini cukup beralasan karena ruang yang istimewa yang biasa digunakan untuk rapat paripurna namun disetujui oleh anggota dewan DPRD provinsi dijadikan salah satu venue sebagai tempat musabaqah Alquran.

Kemudian, Tim juga mengunjungi aula PUPR dan memantau Langung kapasitas gedung serta kelayakan beberapa ruangan yang akan digunakan untuk mata Lomba hafalan.

Untuk selanjutnya tim menuju ke aula utama kantor gubernur yang digunakan sebagai tempat pelantikan dewan hakim, orientasi dewan hakim serta venue mata Lomba. 

Venue ini cukup luas sehingga persiapan pada beberapa item kegiatan bisa dimaksimalkan sekaligus melakukan pengukuran panjang dan lebar panggung Astaka yang akan menjadi ruang VVIP bagi tamu kepala daerah dari seluruh provinsi.

Tim juga melakukan peninjauan di sejumlah lokasi yang akan digunakan tamu dan peserta seperti aula lantai 2 kantor gubernur, kediaman gubernur dan sekda.

secara teknis kesiapan yang dilakukan sangat terlihat maka harapannya panitia daeah harus fokus dan terus melakukan persiapan sehingga lancar sampai puncak acara nanti. (*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *