Publikamalut.com
Beranda Advertorial Senyum Tukang Ojek Ternate Saat Gubernur Sherly Serahkan Kunci Rumah

Senyum Tukang Ojek Ternate Saat Gubernur Sherly Serahkan Kunci Rumah

Ketua Umum TP Posyandu Nasional, Tri Tito Karnavian, bersama Gubernur Sherly Tjoanda menyerahkan kunci rumah ke tukang ojek do kelurahan Tubo kota Ternate(dok:Adpim)

PUBLIKA-Sofifi, Senyum Abdul Wahid Setya Budi terlihat berbeda pada Rabu (2/9/2026). Pria yang sehari-hari menggantungkan hidup sebagai tukang ojek di Kota Ternate, itu akhirnya menggenggam sesuatu yang selama ini hanya menjadi impian: kunci rumah layak untuk keluarganya.

Di depan rumah barunya di kelurahan Tubo, Abdul Wahid menerima kunci secara simbolis dari Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Momen sederhana itu seketika berubah menjadi haru. Senyum mengembang di wajah Abdul Wahid, sementara rasa syukur seolah tak mampu ia sembunyikan.

Bagi Abdul Wahid, rumah tersebut bukan sekadar bangunan dengan dinding dan atap. Rumah itu adalah tempat bagi keluarganya untuk beristirahat dengan lebih aman, sehat, dan nyaman setelah selama ini hidup dalam keterbatasan.

Abdul Wahid merupakan salah satu warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem atau Desil 1. Kondisi tersebut membuat impian memiliki rumah layak terasa begitu jauh. Namun, melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Maluku Utara, impian itu akhirnya mendekat dan menjadi nyata.

Suasana haru semakin terasa ketika Ketua Umum TP Posyandu Nasional, Tri Tito Karnavian, bersama Gubernur Sherly Tjoanda melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian rumah tersebut.

Sherly mengatakan, program RTLH tidak semata-mata berbicara tentang pembangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut merupakan upaya menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

“RTLH ini bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi tentang mengembalikan harkat, martabat, dan menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga masyarakat kita yang paling membutuhkan,” ujar Sherly.

Program RTLH menjadi salah satu program prioritas Pemerintahan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Malut, untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Malut Musrifa Alhadar mengatakan pada 2025, program tersebut mencakup 700 unit rumah. Jumlah itu meningkat menjadi 1.200 unit pada 2026 yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara. Khusus Kota Ternate, tahun ini dialokasikan 70 unit bantuan.

“Dari target 1.200 unit tersebut, sekitar 40 persen telah selesai 100 persen. Sementara 60 persen lainnya masih dalam proses pembangunan dengan progres fisik sekitar 70 persen,”ujarnya.

Bantuan itu tidak hanya berupa pembangunan rumah baru. Program tersebut mencakup 150 unit bangunan baru, 700 unit peningkatan kualitas atau rehabilitasi rumah, serta 325 unit dapur sehat untuk mendukung kebutuhan gizi keluarga.

Bagi Abdul Wahid, perhatian itu menjadi cerita yang akan terus ia ingat, karena tidak hanya menerima sebuah kunci. Ia menerima harapan baru untuk keluarganya—harapan untuk menjalani hari-hari di rumah yang lebih aman dan layak.

Di Kelurahan Tubo, sebuah rumah baru akhirnya berdiri. Dan di balik rumah itu, ada kisah seorang tukang ojek yang selama bertahun-tahun bekerja keras memenuhi kebutuhan keluarga, hingga akhirnya bisa tersenyum sambil menggenggam kunci rumah impiannya.(red)

Komentar
Bagikan:

Iklan