Gubernur Sherly Minta Nelayan Maluku Utara Manfaatkan Dana KUR
PUBLIKA-Terante, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengajak pada nelayan agar memanfaatkan dana kredit usaha rakyat (KUR).
Orang nomor satu di Pemprov itu berharap agar nelayan di Maluku Utara bisa mandiri dan naik kelas.
“Nelayan Provinsi Maluku Utara khususnya di Kota Ternate agar menjadi nelayan yang dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri dan dari informal menjadi profesional,”hal ini dikatakan Gubernur Sherly pada sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada nelayan yang dilaksanakan di Aula SMA N 5 Ternate, akhir pekan kemarin.
Menurut Sherly pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator untuk nelayan melalui kolaborasi dan sinergi program antara Pemprov bersama PT. Bank BRI sebagai upaya permodalan bagi nelayan melalui KUR.
“Maluku Utara ini ada 36 ribu nelayan sementara setiap tahun sekitar 200 kapal yang diberikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan,” ungkapnya.
Maka dari itu, nelayan Maluku Utara ke depan agar lebih mandiri lagi terutama dalam pola managemennya.
Lanjut Gubernur Sherly, pinjaman KUR sendiri diangka 35 juta cicilan perbulan 600 ribu, untuk 40 juta cicilan perbulan 700 ribu dan 50 juta cicilannya 900 ribu perbulan.
“Pemrov hanya membantu mesin 15 Pk sedangkan untuk kapal nelayan bisa melalui KUR, begitu juga bagi nelayan yang tidak memiliki mesin, maka kapal juga melalui KUR,”harapnya.(red)





