Publikamalut.com
Beranda News 14 SKPD Belum Tayang RUP, Karo BPBJ Malut Bisa Input Mandiri

14 SKPD Belum Tayang RUP, Karo BPBJ Malut Bisa Input Mandiri

Kadri La Etje mantan Kepala BPBJ Setda Malut (dok:Ais)
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Malut Kadri La Etje (dok:Ais)

PUBLIKA-Sofifi, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Kadri La Etje mengingatkan pada seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Malut, agar segera sampaikan (tayang) rencana umum pengadaan (RUP) pasalnya batas penyampaikan hingga 31 Maret 2023.

“Sampai 16 Maret 2023 sejumlah SKPD dilingkungan Pemprov Malut belum sampaikan RUP,”Hal ini dikatakan Karo BPBJ Malut Kadri La Etje saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/3)

Kadri mengaku kurang lebih 14 SKPD yang belum sampaikan RUP tahun anggaran 2023 yakni Dinas Kesehatan Malut, Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara, Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara.

Dinas Komunikasi Dan Informatika, Dan Persandian Provinsi Maluku Utara, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Maluku Utara, Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Dinas Administrasi Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Provinsi Maluku Utara, Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi Maluku Utara, Badan Penghubung Provinsi Maluku Utara.

Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Maluku Utara, Biro Organisasi Setda Provinsi Maluku Utara, Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara. 

“Saya sangat berharap agar 31 maret semua sudah finis pengumumam RUP sehingga schedul untuk APBD-P sudah bisa disusun. jika semua berjalan sesuai ketetapan waktu. maka dapat memitigasi resiko resiko kritis pada kegagalan pekerjaaan tahun 2023 dari berbagai sumber anggaran baik APBD induk. DAK dan  APBD-P,”harapnya.

Kadri mengaku jika ada SKPD dilingkungan Pemprov Malut yang gagal proses integrasi dokumen DPA tahun 2023 dari SIPD ke Aplikasi SIRUP LKPP bisa dilakukan secara manual.

“Bagi OPD/unit kerja yang gagal melakukan proses integrasi dokumen DPA 2023 dari SIPD ke Aplikasi SIRUP LKPP agar dapat dilakukan proses penginputan RUP secara mandiri atau manual,”terangnya.(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan