Publikamalut.com
Beranda Advertorial BPKAD Provinsi Malut Gelar Workshop FMIS/SIMDA Next G-Malut

BPKAD Provinsi Malut Gelar Workshop FMIS/SIMDA Next G-Malut

Asisten III Gubernur Asrul Gailea (masker orange), Sekertaris BPKAD Malut Siti Chaerani (Kameja putih) bersama para narasumber dari BPKP Pusat dan Perwakilan Malut, foto bersama usai membuka acara workshop. (dok: BPKAD Provinsi Malut) 

PUBLIKA-TERNATE, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar Workshop Financial Management Information System (FMIS)/ SIMDA Next G-Maluku Utara (Malut).

Dalam workshop ini mehadirkan para narasumber BPKP Pusat maupun dari BPKP Perwakilan Malut yakni Imamuddin, Sucoko Henry Saputro, dan Purwaningtyas Setiawati dengan peserta yang dilibatkan dalam workshop ini meliputi pejabat fungsional perencana, PPP-SKPD, bendahara pengeluaran lingkup Pemerintah Provinsi Malut, serta BPKAD Kabupaten/Kota di Malut ini, dibuka secara resmi Asisten III Gubernur, Asrul Gailea, berlangsung di meeting room Hotel Sahid Bela Ternate, Rabu (9/3)

Sekertaris BPKAD Provinsi Malut, Sitti Chaerani Mubarun, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan workshop ini dapat meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang pengelolaan keuangan pada Pemprov Malut, melalui alih pengetahuan tentang aplikasi Financial Management Information System.

”harapan kami dengan workshop ini dapat meningkatkan pengetahuan terkait dengan sistem keuangan ini, karena peserta workshop akan mempraktekkan langsung penyusunan anggaran dan pelaksanaan penatausahaan, untuk itu kami berharap agar serius mengikuti materi,”harapnya.

Lanjut dia bahwa dengan FMIS ini dapat mengintegrasikan antara SIPD dan SIMDA dalam sistem keuangan daerah baik dari penyusunan anggaran, penatausahaan sampai pada pelaporan.

”FMIS ini untuk mengintegrasikan antara SIPD dan SIMDA, gunanya dapat  tercaver sistem keuangan mulai dari penganggaran, penatausahaan sampai pada pelaporan, jadi sistem ini lebih mempermudah lagi,”katanya.

Ia menambahkan, diharapkan pada peserta workshop ini agar serius mengikuti materi yang disampaikan para sumber ini, sehingga dapat memahami dan dapat diterapkan nanti.

”Semua peserta workshop ini selain dari Pemprov juga dari kabupaten/kota, untuk itu apa yang didapatkan dari workshop ini dapat diterapkan di masing-masing kabupaten/kota,”harapnya.(red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan