Publikamalut.com
Beranda News Lima Menteri Datang ke Malut Bahas Kawasan Khusus Ibukota Sofifi

Lima Menteri Datang ke Malut Bahas Kawasan Khusus Ibukota Sofifi

Gubernur Malut AGK bersama pimpinan SKPD gelar rapat dalam rangka kedatangan 5 menteri (dok Humas Pemprov)

 PUBLIKA-SOFIFI, Sejumlah menteri kabinet Indonesia maju diagendakan akan melakukan kunjungan kerja di provinsi Maluku Utara dengan agenda meninjau langsung kesiapan Pemprov dalam pembangunan kawasan khusus ibukota Sofifi, rencana jadwal kedatangan pada, Selasa (22/6/2021).Demikian disampaikan Plt Karo Administrasi Pimpinan provinsi Maluku Utara Rahwan K Suamba usai menghadiri rapat persiapan yang dipimpin oleh Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan Idham Umasangaji di ruang rapat Sekretaris Daerah, kantor gubernur Maluku Utara, Rabu (17/6/2021)

Menurut Plt Karo, sejumlah menteri yang sudah terkonfirmasi akan mengunjungi kota Sofifi adalah menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri lingkungan hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta sejumlah jajarannya.

Lanjut  Rahwan rencananya para menteri yang diketuai oleh Menko Malves akan menggelar rapat koordinasi tentang kawasan khusus ibukota provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan di aula lantai Dua kantor Gubernur, Sofifi.” Usai rakor, menteri dan rombongan didampingi gubernur akan mengunjungi beberapa titik pembanguan di kota Sofifi,”bebernya.

Terkait dengan kunjungan menteri, Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba telah meminta biro Adpim dan OPD terkait melakukan rapat tekhnis penjemputan dan layanan selama berada di Maluku Utara. Turut hadir dalam pertemuan Kepala Biro umum dan perlengkapan, Safrudin, kadis perhubungan Armin Zakaria, kadis Kominfo Iksan Arsad, kadis PUPR, Ja’far Ismail, kadis kesehatan Idhar Sidi Umar, Kepala Badan Kesbangpol Hasby Pora, kadis Kearsipan dan perpustakaan Mulyadi Tutupoho, Kabag protokol dan sejumlah perwakilan OPD terkait.(*)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *