Makayoa Bersiap Gelar Musyawarah, Nama Wagub Malut Jadi Perbincangan
PUBLIKA-Ternate, Ikan Keluarga Besar (IKB) Makian-Kayoa (Makayoa) Provinsi Maluku Utara mulai mematangkan persiapan musyawarah untuk memilih ketua umum baru. Agenda tersebut direncanakan berlangsung pada akhir November atau awal Desember 2026, sesuai kesepakatan pengurus.
Meskipun masih tahap persiapan, beberapa nama calon ketua umum mulai muncul, salah satunya nama wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe yang di gadang-gadangkan sebagai calon kuat.
Ketua Panitia Musyawarah Makayoa Provinsi Maluku Utara, Abuhari Hamzah mengatakan panitia berkomitmen menyukseskan seluruh tahapan musyawarah agar menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.
Menurutnya, sejumlah rapat persiapan telah dilakukan untuk mematangkan agenda, termasuk menyusun langkah-langkah pelaksanaan musyawarah.
“Prinsipnya, kami sebagai penyelenggara siap secara maksimal untuk menyukseskan kegiatan musyawarah ini. Kami sudah beberapa kali melakukan rapat dan menetapkan agenda yang direncanakan berlangsung pada akhir November atau awal Desember,” ujar Abuhari.
Ia menjelaskan, salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam musyawarah kali ini adalah memperkuat konsolidasi organisasi agar Makayoa di Maluku Utara memiliki satu kepengurusan yang solid dan terkoordinasi.
Abuhari menyebutkan, belakangan muncul berbagai informasi mengenai keberadaan sejumlah kepengurusan Makayoa. Karena itu, musyawarah diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperjelas koordinasi organisasi.
“Ke depan, kami ingin Makayoa di Provinsi Maluku Utara ini satu, terkoordinasi dengan baik, dan semakin kokoh,” tegasnya.
Terkait pemilihan ketua umum, Abuhari mengatakan panitia akan menyiapkan mekanisme pendaftaran dan penjaringan calon. Warga Makayoa yang memenuhi persyaratan dipersilakan mendaftarkan diri untuk mengikuti proses pemilihan.
Tahapan dan persyaratan pencalonan selanjutnya akan dibahas oleh panitia, khususnya steering committee atau panitia pengarah, agar proses pemilihan berjalan sesuai mekanisme yang disepakati.
Sementara Ketua Steering Committee, Jafar Umar, menjelaskan bahwa penjaringan calon akan dibuka dengan memberikan ruang bagi figur-figur dari Makayoa yang kemudian disusulkan oleh pengurus tingkat kabupaten dan kota.
Menurut Jafar, calon ketua umum nantinya harus memenuhi sejumlah kriteria. Salah satu persyaratan yang menjadi perhatian adalah kemampuan memahami bahasa Makayoa sebagai bagian dari identitas dan budaya masyarakat.
Penjaringan tersebut diharapkan mampu menghadirkan figur yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya serta mampu merangkul seluruh elemen organisasi.
Sedangkan Ketua Umum Makayoa, Hi Rivai, mengatakan pergantian kepengurusan diperlukan untuk menjaga keberlangsungan organisasi. Menurutnya, sejumlah pengurus periode sebelumnya sudah memasuki usia lanjut sehingga dibutuhkan energi baru untuk menggerakkan organisasi ke depan.
“Pengurusan yang lama ini energinya sudah mulai habis karena dimakan usia. Karena itu, kita membutuhkan pengurus baru dengan energi yang lebih besar agar aktivitas Makayoa meningkat dan manfaatnya bisa dirasakan oleh warga,” ujar Rivai saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Ia menjelaskan, rencana musyawarah tersebut telah dibahas bersama sejumlah tokoh Makayoa, termasuk Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, agar proses pemilihan pengurus baru segera dilaksanakan.
Saat ini, panitia pelaksana musyawarah telah dibentuk. Abuhari Hamzah ditunjuk sebagai ketua panitia, bersama sejumlah tokoh senior dan kalangan muda yang diharapkan dapat mendukung suksesnya pelaksanaan musyawarah.
Ia juga menegaskan bahwa kepanitiaan yang telah terbentuk menjadi wadah resmi untuk mengoordinasikan seluruh tahapan musyawarah. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Makayoa untuk bersatu dan tidak membentuk kepanitiaan tandingan yang berpotensi memicu perpecahan.
“Saya mengajak semua warga Makayoa untuk bergabung bersama. Ini organisasi paguyuban, bukan organisasi yang dibawa ke ranah politik. Fokus kita adalah mengurus kepentingan anggota dan memperkuat kegiatan sosial bagi warga,” tegasnya.(red)






