Publikamalut.com
Beranda Daerah Maluku Utara Diprediksi Diguyur Hujan Sepekan Kedepan

Maluku Utara Diprediksi Diguyur Hujan Sepekan Kedepan

Ilustrasi hujan deras (dok: istimewa)

PUBLIKA-Ternate,  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Maluku Utara akan diguyur hujan selama sepekan kedepan, mulai 14 hingga 20 Mei 2026. Kondisi ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kekeringan dan potensi kebakaran hutan serta lahan.

BMKG menjelaskan, dinamika atmosfer global, regional hingga lokal memberikan pengaruh signifikan terhadap cuaca di wilayah Maluku Utara. Salah satunya dipicu oleh pergerakan indeks spasial Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi wilayah Maluku Utara sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, keberadaan Bibit Siklon Tropis 96W turut menyebabkan perlambatan dan pertemuan angin di sekitar Maluku Utara. Kondisi tersebut memicu penumpukan massa udara yang berdampak pada tumbuhnya awan-awan konvektif penyebab hujan.

Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode 14–20 Mei 2026 diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat di sejumlah wilayah.

BMKG memprakirakan pada 14–15 Mei 2026 hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula hingga Pulau Taliabu.

Sementara pada 16–17 Mei 2026, intensitas hujan diprediksi meningkat menjadi sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Maluku Utara.

Kemudian pada 18–20 Mei 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Maluku Utara.

Meski membawa kabar baik karena membantu menjaga ketersediaan air dan mengurangi risiko kekeringan, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap dampak turunan hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang hingga angin kencang sesaat sebelum hujan.

Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi antar instansi, serta memastikan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air siap menghadapi peningkatan curah hujan dalam beberapa hari kedepan.

Komentar
Bagikan:

Iklan