Warga Resah, DPRD Desak BPJN Segera Tuntaskan Jalan Ngidiho-Lapi
PUBLIKA-Halut, Pembangunan ruas jalan Ngidiho-Lapi, Kabupaten Halmahera Utara, yang belum kunjung tuntas mulai dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang sebagian masih berupa sertu dinilai mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya telah digusur kini menyisakan permukaan berbatu dan berkerikil. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, terlebih ketika kendaraan melaju dan menimbulkan debu yang mengganggu warga di sekitar jalan.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Halmahera Utara daerah pemilihan Galela-Loloda, Fahmi Musa. Ia meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku Utara segera melanjutkan pekerjaan hingga ruas jalan tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.
Fahmi mengatakan, DPRD Halmahera Utara sebelumnya telah mendatangi BPJN Maluku Utara untuk mempertanyakan progres pembangunan ruas jalan Ngidiho-Lapi.
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, pihak BPJN menjelaskan bahwa pekerjaan ruas jalan Ngidiho-Lapi masuk dalam program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun 2025.
“Kami minta pihak BPJN segera melanjutkan pekerjaan tersebut,” tegas Fahmi saat dihubungi wartawan sabtu (3/10/2026)
Menurut politisi PKB itu, kondisi jalan saat ini justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat. Struktur jalan lama telah digusur dan sebagian ruas baru sebatas pengerasan menggunakan material sertu.
Akibatnya, pengendara harus berhadapan dengan permukaan jalan yang dipenuhi batu dan kerikil. Saat kendaraan melintas, debu juga beterbangan dan mengganggu warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar ruas jalan tersebut.
“Kami harap jalan yang sudah disertu itu segera diaspal. Warga sangat terganggu, baik dari sisi keselamatan pengendara maupun masalah kesehatan akibat abu jalan,” ujarnya.
Fahmi menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan semestinya memberikan kemudahan bagi masyarakat, bukan justru menimbulkan keresahan karena pekerjaan yang belum diselesaikan.
Karena itu, ia berharap BPJN Maluku Utara segera memastikan kelanjutan pekerjaan ruas Ngidiho-Lapi agar masyarakat Galela Utara dapat menikmati akses jalan yang aman dan nyaman.(red)






