Jelang Perombakan Pejabat, Gubernur Sherly: Simpan Uang Untuk Keluarga, Bukan Jabatan
PUBLIKA-Sofifi, Dengan nada tegas namun penuh empati, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos mengingatkan aparatur sipil negara agar tidak lagi mengeluarkan uang demi jabatan.
Ia menegaskan mutasi, rotasi, dan promosi 59 jabatan yang akan dilantik mulai 7 Januari 2026 dilakukan murni berdasarkan uji kompetensi melalui aplikasi SIMATA, demi menghadirkan ASN yang bekerja dengan hati untuk melayani masyarakat.
“Jangan ada lagi yang memberi uang untuk jabatan. Gunakan uang itu untuk keluarga,” ujar Gubernur Sherly,
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara menegaskan, bahwa dirinya membutuhkan ASN yang memiliki kemampuan, integritas, dan keberanian bekerja jujur untuk membantu mewujudkan janji politik bersama Wakil Gubernur Sarbin bagi kesejahteraan 1,4 juta penduduk Maluku Utara.
“Saya butuh ASN dengan skill yang bagus untuk membantu saya dan pak Sarbin Wakil Gubernur menyelesaikan janji politik kami,” tambahnya.
Menurutnya ASN adalah pelayan masyarakat yang digaji melalui APBD. Dengan postur APBD 2026 sebesar Rp3 Triliun, di mana 35% (Rp1,2 Triliun) dialokasikan untuk gaji 10.000 ASN, Gubernur menuntut imbal balik berupa kinerja maksimal bagi 1,4 juta penduduk Maluku Utara.
“Bekerja dengan hati, data, tanggung jawab, inovasi, dan kolaborasi untuk kesejahteraan Maluku Utara”.tutupnya.(red)





