Publikamalut.com
Beranda Ragam Februari 2024, Enam Negara Tujuan Ekspor Maluku Utara Menurun

Februari 2024, Enam Negara Tujuan Ekspor Maluku Utara Menurun

Proses pengapalan 290 kontainer berisi nikel sulfat yang akan diekspor untuk pertama kalinya pada Jum’at, 16 Juni 2023(dok:Humas Harita Nickel)

PUBLIKA-Ternate, Ekspor Maluku Utara pada bulan Februari 2024 sebesar 559,98 juta US Dollar mengalami penurunan jika dibandingkan di bulan Januari tahun 2024 nilai ekspornya 692,44 juta US Dollar. Ini ada penurunan sebesar 19,13 persen, dengan enam negara tujuan ekspor.

Sedangkan nilai impor Provinsi Maluku Utara pada bulan Februari mencapai sebesar 332,55 juta US Dollar mengalami kenaikan sebesar 33,17 persen dibanding bulan Januari 2024 yang senilai 249,72 juta US Dollar.

Untuk neraca perdagangan Provinsi Maluku Utara pada bulan Februari 2024 mengalami surplus sebesar 227,43 juta US Dollar.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. Syamsuddin Abdulkadir,M.Si mengapresiasi atas Rilis angka perkembangan ekspor dan impor Provinsi Maluku Utara, di mana hal ini menjadi bagian penting dan strategis bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara karena ekspor dan impor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu wilayah.

BACA JUGA:Dapat Kuota 2.797 Formasi, April 2024 Pemprov Malut Buka Tes CPNS dan PPPK 

Menurut Sekda, kegiatan perdagangan internasional melalui ekspor dan impor saat ini sangat penting bagi perekonomian suatu negara karena dapat meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“ekspor dapat meningkatkan pendapatan negara dari penjualan produk atau jasa ke negara lain, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan pasar yang lebih luas,”ujarnya.

Sedangkan impor dapat meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan konsumen dengan produk atau jasa yang tidak tersedia di dalam negeri, meningkatkan kompetisi di pasar domestik yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas produk dan membuat harga lebih kompetitif.

Sekda menambahkan, dengan adanya data yang dirilis BPS terkait data ekspor dan impor dapat menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan pangsa pasar komoditas yang lain yang berpotensi diekspor serta dapat menjadi acuan bagi pengembangan komoditas yang berbasis ekspor yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara melalui Multiplier Effect yang ditimbulkan oleh adanya ekspor ke negara lain.

“Harapan Kami, dengan tersedianya angka ekspor dan impor Provinsi Maluku Utara akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekspor dan impor di Provinsi Maluku Utara,”demikian ujar Sekda mengakhiri sambutannya.

BACA JUGA:Utang Puluhan Miliar, DPRD dan Pemda Halmahera Utara Bakal Datangi Plt Gubernur 

Sementara itu menurut Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara Aidil Adha,SE.,M.Si menyampaikan, Ekspor Provinsi Maluku Utara pada bulan Februari 2024 berupa golongan barang besi dan baja (HS 72) ke Tiongkok, Taiwan dan India, golongan barang nikel (HS 75)ke Tiongkok, golongan barang bahan kimia Anorganik (HS 28) ke Tiongkok, dan golongan barang ikan dan Udang (HS 03) ke Thailand, Vietnam dan Singapura.

Untuk perkembangan Impor Provinsi Maluku Utara pada bulan Februari sebesar 332,55 juta US Dollar mengalami kenaikan 33,17% dibanding Januari yang senilai 249,72 juta US Dollar. Untuk barang yang diimpor Provinsi Maluku Utara pada bulan Februari 2024 berasal dari Tiongkok, Jepang, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Hongkong.(red)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *