Publikamalut.com
Beranda Pemerintahan Sekprov:  Rolling Pejabat Pemprov Tidak Ada Tendensi Politik

Sekprov:  Rolling Pejabat Pemprov Tidak Ada Tendensi Politik

Sekertaris Daerah Provinsi Malut Samsuddin A Kadir saat memberikan keterangan pers ke awal media (dok:PUBLIKAmalut.com/ilos)

PUBLIKA-Sofifi, Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin A Kadir menyebutkan pelantikan pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak ada tendensi politik jelang akhir masa jabatan Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba.

“Rotasi pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemprov Malut dalam rangka perbaikan pemerintah jelang akhir masa jabatan Gubernur dan wakil Gubernur Malut, karena banyak masalah yang harus diselesaikan, seperti utang dan lain sebagainya,”hal ini disampaikan Sekda Malut Samsuddin saat dikonfirmasi, akhir pekan kemarin.

Samsuddin mengatakan pelantikan pejabat eselon II dan III beberapa waktu lalu namun kemudian Gubernur Malut membatalkan SK pelantikan ini ,dalam rangka perbaikan disisa waktu pemerintah Gubernur dan Wakil Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba- M Al Yasin Ali (AGK-YA).

”Pelantkan pejabat eselon II dan III untuk perbaikan disisa waktu ini, namun terburu -buru sehingga ada hal yang terlewatkan, sehingga SK pelantikan dibatalkan kembali,”katanya.

Mantan Pj Bupati Pulau Morotai itu mengaku pelantikan pejabat eselon II dan III beberapa hari lalu tidak ada kaitannya dengan momentum 2024 nanti, karena sampai saat ini tidak ada surat edaran bahwa masa jabatan Gubernur Malut berakhir bulan ini.

”Sekali lagi rotasi pejabat ini dalam rangka perbaikan, jadi tidak ada tendensi politik lantaran masa jabatan Gubernur akan berakhir,”ujarnya.

Lanjut Samsuddin dalam waktu dekat akan dilakukan rotasi kembali, setelah melakukan evaluasi bagi pejabat eselon III dan IV dilingkungan Pemprov Malut serta masukan dari masing-masing pimpinan SKPD.

”Pembatalan SK kemarin itu karena banyak masukan dari pimpinan SKPD, sehingga akan dikaji kembali agar rotasi pejabat eselon III dan IV tidak lagi bermasalah,”harapnya.

Ia mengimbau pada pejabat eselon III dan IV yang sempat dilantik namun kemudian dibatalkan, agar tetap bekerja dengan maksimal, karena dengan kinerja yang baik menjadi catatan bagi pimpinan.

”Diharapkan pada pejabat eselon III dan IV tetap bekerja dengan maksimal di posisi semula, karena sebagi abdi negara tugasnya memberikan pelayanan pada masyarakat, dan bekerja dengan baik akan menjadi catatan bagi pimpinan dalam evaluasi nanti,”imbaunya.(red)

 

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan