Publikamalut.com
Beranda Headline Hari Kartini, 10 Perempuan Malut Dapat Penghargaan Dari OASE-KIM dan Kemendagri

Hari Kartini, 10 Perempuan Malut Dapat Penghargaan Dari OASE-KIM dan Kemendagri

Berdiri dibelakang 10 penerimah penghargaan dari OASE-KIM berpose bersama dengan Sekprov Malut Ketua PKK Provinsi Malut dan kabupaten/kota dalam acara peringatan Hari Kartni (dok: Adpim Malut)

PUBLIKAmalut, Peringatan Hari Kartni ke-144 tahun 2022, Organisasi
Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM) memberikan penghargaaan
pada perempuan yang berjasa dan berprestasi disejumlah bidang seperti pendidikan,
kesehatan, sosial, lingkungan dan pertanian diseluruh daerah tana air
Indonesia.

 Peringatan Har Kartini sekaligus memberian penghargaan pada perempuan tanggu dan prestasi dihadiri langsung Ketua tim penggerak PKK Provinsi Malut Hj Faonia Jaohar Kasuba, Ketua Dharma Wanita Provinsi Malut, Forkompinda Malut., Bupati Kepulauan Sula, WalikotaTidore Kepulauan, Wakil Bupati Halsel, Sekda Halteng, Kepala OPD Setda Malut, Ketua-ketua Organisasi Perempuan Prov. Maluku Utara, yang berlangsung di Royal Resto, Kamis (21/4)

Maluku Utara terdapat 10 perempuan yang mendapatkan penghargaan
dari  OASE-KIM, mereka itu diantaranya
Rins Surat mendapat pengharagaan bibidang pendidikan,  perempuan guru honorer disalah sekolah swasta
di Halmahera Barat sudah lama mengabdi meskipun lokasi sekolah masih jauh dari
akses jaringan telekomonikasi, Asnat Lob Lobly mendapat penghargaan dibidang
kesehatan, perempuan asal Halmahera Tengah itu sejak diangat jadi tenaga
kesehatan sampai telah masuk pensiun tetap mengapdi sebagai relawan di
Puskesmas Yake Weda Timur.

Elizabth Ruru dibidang sosial, peremuan Halmahera
Utara itu aktiv memperjuangkan hak-hak perempuan terutama pada penderita
HIV/AIDS selain itu berperan sebagai satgas perlindungan anak kurang lebih 10
tahun.
Maimuda Mahmud dapat penghargaan dibidang lingkungan, perempuan asal
Halmahera Selatan sebagai tukang sapu selama 10 tahun lebih, Juwina Upara asal
Sula itu mendapat penghargaan dibidang pertanian, aktif sebagai petani bawang merah
meskipun lokasi bertani jauh dari jaringan telekomonikasi.

Lilian Sidobo asal
Halmahera Timur itu mendapat penghargaan dibidang pendidikan, berstatus sebagai
guru honor SD namun memiliki semangat mengajar daerah perpencil akses jaringan
internet juga masih jauh.
Lelani Dalawar Amd. Kab asal Kabupaten Pulau Morotai raih
penghargaan dibidang kesehatan, tenaga honor di Puskesmas Leo-Leo sudah 10
tahun lebih berada di Desa terluar untuk melayani masyarakat.

Hamsin Djiko dapat
penghargaan dibidang sosial budaya, perempuan asal Taliabu itu terus melakukan
pembinaan pada ibu-ibu mengolah bahan makanan dengan bahan baku diambil dari
pontensi yang ada di Taliabu, selain itu aktif dalam kegiatan keagamaan.

Aminah mendapat penghargaan dibidang lingkungan, perempuan   asal
Kota Ternate telah berkecimpun dalam komunitas Bank Sampah kurang lebih 20
tahun, dan Hatija Yahya mendapat penghargaan dibidang pertanian, perempuan asal
Jaya Tidore Kepuluan sebagai petani juga memproduksi sagu rasa telah lama
digelugitinya bahkan hasil produksi telah dijual diberbagai toko sebagai jajahan
khas.

Sekertaris Daerah Provinsi Malut Samsuddin A  Kadir saat membacakan sambutan Gubernur Malut
mengatakan bahwa peringatan hari kartini setiap tanggal 21 April merupakan
bentuk pengakuan serta penghargaan atas perjuangan perempuan indonesia dari
masa ke masa. Tanggal ini dipilih untuk menghormati perjuanagan pahlawan Raden
Ajeng Kartini pejuang perempuan tangguh yang merupakan awal bangkitnya gerakan
perempuan indonesia. Maka dari itu, peringatan hari Kartini di Indonesia
momentum untuk mendorong perempuan indonesia menjadi perempuan yang berdaya dan
setara kedudukannya.

“Hingga saat ini, telah banyak kemajuan yang dirasakan oleh
pemerintah. Namun kesetaraan ideal yang kita cita-citakan belum sepenuhya
tercapai. Budaya partriaki yang telah mengakar selama berabad-abad masih
tersisa dalam kehidupan bermasyarakat.Ditengah terpaan apapun, perempuan
indonesia merupakan srikandi-srikandi kuat yang melampaui berbagi tantangan
yang melingkupi mereka,”urai Sekda

Sekda juga berharap melalui peringatan hari kartini ke -144 tahun
2022 ini merupakan sebuah pengingat bahwa perjuangan masih panjang dan harus
terus dilanjutkan “Saya berharap kita dapat merayakan berbagai kemajuan
yang berhasil diraih oleh perempuan, sekaligus mengingat bahwa perjuangan masih
panjang dan harus terus dilanjutkan,”harapnya.

Selamat kepada para penerima penghargaan perempuan berjasa dan
berprestasi dari kabupaten/kota dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan
hidup, sosial budaya dan pertanian serta “terimah kasih kepada organisasi
aksi solidaritas era kabinet indonesia maju bersama Dirjen OTDA Kemendagri yang
telah menginsiasi pemberian pengahargaan ini menjadi motivasi dan semangat bagi
para perempuan yang ada di Maluku Utara,”UCAP Sekprov.(tim/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan