Publikamalut.com
Beranda News Sedekah Nasjum Program Perdana MCMI Malut

Sedekah Nasjum Program Perdana MCMI Malut

 

Pengurus MCMI Malut menyalurkan paket makanan ke jamaah usai shalat Jum’at (dok:MCMI Malut)

PUBLIKA-TERNATE, Dewan Pengurus Wilayah Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Provinsi Maluku Utara launching program sedekah Nasi Jumat (Nasjum) yang dilaksanakan di Masjid Agung Almunawwar Ternate, Jum’at (18/3)

Organisasi MCMI yang dipimpin oleh Sahrin Hamid sebagai Ketua dan Hasby Yusuf sebagai sekretaris ini membagi kurang lebih 300 kotak nasi yang dibagi kepada jamaah shalat jumat. Kegiatan ini adalah sedekah yang dikumpulkan dari para pengurus dan para penderma. Kegiatan nasjum ini akan terus dilaksanakan setiap Jumat. “Kedepan kami program ini akan dilanjutkan ke masjid yang lain di kabupaten kota di Provinsi Maluku Utara,”hal ini sampaikan Sekertaris MCMI Malut, Hasbi Yusuf dalam keterangn press rilisnya

Selain program sedekah nasjum, kata Hasby, MCMI Maluku Utara juga akan membagi sandal Masjid kepada 100 masjid di seluruh Maluku Utara yang akan disalurkan sebelum puasa. Insha Allah MCMI akan juga menyalurkan karpet masjid, alquran dan buku iqra kepada masjid-masjid yang membutuhkan.

Sementara untuk ramadhan, MCMI juga  punya program Ramadhan berbagi. Program ramadhan akan diisi dengan pembagian takzil, korma dan makanan sahur untuk 10 hari terakhir ramadhan bagi jamaah ittikaf. Selain itu  juga akan siapkan paket ramadhan bagi anak yatim, janda dan kaum Dhuafa.

“Pembiayaan program MCMI Maluku Utara adalah sedekah dari para pengurus dan para hamba Allah yang tergerak untuk saling membantu antar sesama,”ungkapnya.

Ia menambahkan, Pengurus MCMI Maluku Utara akan fokus pada kegiatan peduli masjid, dan kegiatan kemasjidan lainnya. Kami akan selalu istiqamah pada kegiatan memakmurkan masjid. “Kami senantiasa mengajak umat islam agar selalu dekat dengan masjid, menghidupkan shalat berjamaah, sedekah makanan, sembako, alquran, Majelis ilmu dan kegiatan lainnya yang bertujuan memakmurkan masjid dan menjadikan masjid sebagai pusat syiar islam,”bebernya.(ia/red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *