Publikamalut.com
Beranda News Refleksi Sibualamo: Yasin Gamsungi Pahlawan Nasional

Refleksi Sibualamo: Yasin Gamsungi Pahlawan Nasional

Sketsa wajah yang didesain tim veteran pusat berdasarkan keterangan saksi ajudan Yasin Gamaungi  masih hidup kala itu, kemiripan dengan sesepuhnya di Galela bapak Yusuf (dok:istimewa)

PUBLIKA-TERNATE, Yasin Gamsungi, rakyat biasa dari Galela yang dinilai berandil besar dalam perjuangan mengusir kaum kolonial di ranah Maluku Utara untuk kemerdekaan Indonesia. Menghargai jasanya, didorang jadi pahlawan nasional. 

Hingga saat ini, jasanya terus dikenang di Malut terutama oleh masyarakat Galela, Kabupaten Halmahera Utara. 

Bagi masyarakat Galela,  Yasin Gamsungi adalah tokoh pejuang merah putih. Karena itu, untuk menghargai jasanya, Badan Pengurus (PB) Sibualamo Malut punya gagasan, mendorong Yasin Gamsungi menjadi pahlawan nasional. 

Gagasan itu muncul dalam diskusi refleksi akhir tahun Sibualamo Malut, yang dihadiri Herman Oesman, Prof. Rusman Soleman, Dr. Abdul Kadir Bubu, BP Sibualamo Malut, dan BPC Sibualamo Kota Ternate. di Sekretariat BP Sibualamo Malut, Jumat (30/12)

Sebagai refleksi akhir tahun 2021, kami Sibualamo rencana mendorong Yasin Gamsungi sebagai pahlawan nasional,”kata Ketua BP Sibualamo Malut, Saifuddin Djuba saat dikonfirmasi wartawan.

Saifuddin mengatakan, BP Sibualamo akan membentuk tim untuk menelusuri dan mengumpulkan data-data mengenai Yasin Gamsungi. 

“Kami juga akan melakukan semacam FGD, kemudian sayembara menulis tentang perjuangan Yasin Gamsungi,”ujarnya. 

Dewan Pakar Sibualamo, Kasman Hi. Ahmad menambahkan, sejarah perjuangan Yasin Gamsungi sudah dikenal di Malut sebagai pejuang yang mengibarkan bendera merah putih di wilayah Malut, tepatnya di Bukit Toligoda.

Makam pejuang Yasin Gamsungi (dok: istimewa)

“Ini menandakan, sebagai masyarakat biasa yang melibatkan diri, memperjuangkan revolusi kemerdekaan Indonesia,”kata Kasman.

Ia yakin, data sekunder maupun primer tentang perjuangan Yasin Gamsungi masih bisa ditemukan untuk didorong jadi pahlawan nasional. 

“Beliau juga memiliki latar belakang pemikiran dan gerakan yang tersambung dengan beberapa tokoh lokal dan nasional dalam perjuangan Indonesia. Ini akan memperkuat gagasan dan pemikiran dalam narasi untuk diperjuangkan sebagai pahlawan nasional,”ujarnya. 

Sejalan dengan Saifuddin, Kasman mengatakan, Sibualamo tetap membentuk tim khusus yang bertugas, menyusun narasi berdasarkan data-data yang diperoleh.

“Diharapkan, tahun 2022, tim sudah bekerja, menyusun dokumen-dokumen sesuai dengan syarat dan peraturan penetapan seorang sebagai pahlawan nasional,”tandasnya.

Yasin Gamsungi, lanjut Kasman, bukan seorang kepala pemerintahan. Juga bukan seorang sultan. Melainkan, terlahir dari masyarakat biasa. Tapi memiliki semangat tinggi dalam membangkitkan perjuangan rakyat. Terlibat langsung, memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Jadi beliau ini pahlawan revolusi yang perjuangkan dan pertahankan merah putih. Menariknya, beliau hanya rakyat biasa, tapi punya semangat dan kesadaran melibatkan diri perjuangkan Indonesia. Sehingga beliau layak jadi pahlawan nasional sekaligus menjadi inspirasi dan motivator generasi mendatang,”ujar mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara itu. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *