Publikamalut.com
Beranda News Gubernur Malut AGK Beri Bonus Bagi Atlet Peraih Medali PON Papua

Gubernur Malut AGK Beri Bonus Bagi Atlet Peraih Medali PON Papua

Gubernur Malut KH Abdul Gani Kasuba menyerahkan Bonus pada Atlit Muaythai peraih medali PON Papua di Kantor Gubernur Malut.(DOk: istimewa)

PUBLIKA-SOFIFI,Gubernur Provinsi Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba (AGK) memberikan penghargaan dan menyerahkan bonus bagi atlet-atlet Maluku Utara, yang sudah meraih medali di PON Papua. 

Penyerahan bonus bertempat di kantor Gubernur Gosale Puncak Sofifi, , Jumat (30/10/2021), dihadiri Ketua KONI Malut Drs Jafar Umar, Sekertaris KONI Malut, Jasman Abubakar, Ketua Pengprov Muay Thai, Drs.H.Salim Halik serta pelatih dari tiga cabor.

Maluku Utara menempati posisi 33 dari 34 peserta PON dan hanya meraih tiga medali perunggu di tiga cabang olahraga. Ketiga cabor yang berhasil menyumbangkan medali perunggu tersebut, yakni Metrina Nenohai dari Cabor Tinju, Nurul Nazwa dari Cabor Sepatu Roda dan Muhammad Fiky Radjiloen dari Cabor Muaythai. 

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba usai memberikan bonus mengucapkan terima kasih kepada atlit-atlit yang sudah meraih medali bagi kontingen Malut di PON Papua. “Alhamdulillah anak anak kita ini, meskipun dalam keterbatasan dukungan pemprov. karena kita pada saat yang bersamaan juga mempersiapkan diri sebagai Tuan Rumah STQN, tapi masih bisa berprestasi di ajang PON Papua. Sekali lagi atas nama pemerintah daerah, saya Ucapkan terima kasih,” kata gubernur. Seraya mengharapkan agar menghadapi PON berikut di Aceh, Maluku Utara harus lebih baik lagi. 

Sementara itu, Ketua KONI Malut, Drs.H Djafar Umar mengatakan, PON di Papua, atlit Maluku Utara belum bisa memenuhi target yang diemban, yakni empat medali emas. “Saya menyampaikan permohonan maaf, karena Maluku Utara belum bisa memenuhi target yang diberikan,” katanya.

Selain itu kata Jafar, harus diakui bahwa persiapan parfa atlit menghadapi PON Papua sedikit berbeda dengan PON sebelumnya, karena berada pada situasi Pandemi Covid-19, sehingga para atlit tidak punya kesempatan untuk melakukan tryout ke luar. 

Untuk diketahui, tiga atlit peraih medali perunggu masing masing mendapatkan bonus senilai Rp 75 juta, dan kepada masing masing pelatih diberikan bonus Rp 15 juta. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *