Dari Ternate Menuju ASEAN: Asesmen Perdana Sains Biomedis ISDIK Kie Raha
PUBLIKA-Ternate, Tim asesor dari Lembaga Akreditasi Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), masing-masing dr. I Wayan Widyantara, M.Biomed., Sp.S(K) dari Universitas Udayana dan dr. Tridjoko Hadianto, DTMH., M.Kes. dari Universitas Alma Ata, melakukan assesman Program Studi (PS) Sains Biomedis (SB) Institut Sains dan Kependidikan )ISDIK) Kie Raha Maluku Utara.
Program studi Sains Biomedis baru dibuka di ISDIK Kie Raha salah satu perguruan tinggi di Maluku Utara dengan visi besar menjadi program studi yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter marimoi ngone futuru di tingkat ASEAN pada tahun 2035.
Proses assesman oleh tim LAM-PTKes selama dua hari atau 16-17 Februari 2026 berjalan lancar.“Apresiasi dan rasa bangga atas terlaksananya asesmen lapangan Program Studi Sains Biomedis hari ini dengan tertib dan lancar,” hal ini disampaikan Dekan Fakultas Sains dan Kesehatan Dr. syahril Adam.
Menurutnya assesman ini menjadi bagian penting dari komitmen fakultas dalam menjamin mutu akademik, tata kelola, serta penguatan sarana prasarana, termasuk laboratorium sebagai pendukung utama proses pembelajaran dan penelitian.
“Kami berterima kasih kepada para asesor atas evaluasi dan masukan yang konstruktif, yang akan menjadi landasan bagi peningkatan kualitas dan daya saing program studi serta fakultas secara berkelanjutan,”ucapnya.
Sementara Koordinator Program Studi Sains Biomedis Fitri Ningsi Togubu mengaku bersyukur asesmen lapangan Program Studi Sains Biomedis hari ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi kami untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, termasuk pengelolaan kurikulum, kualitas dosen, serta kesiapan sarana dan prasarana terutama laboratorium sebagai pusat pembelajaran dan penelitian mahasiswa,”ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berharap masukan dari para asesor dapat menjadi dasar penguatan dan pengembangan program studi ke depan.
Menurutnya Program studi Sains Biomedis ISDIK Kie Raha dirancang untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat posisi institusi di kawasan Asia Tenggara.
“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kolaboratif dan menjunjung tinggi nilai marimoi ngone futuru sebagai identitas daerah,”terangnya,’.(red)





