Publikamalut.com
Beranda Advertorial Dorong Literasi, Disarpus Malut Gandeng PKK Gelar FGD

Dorong Literasi, Disarpus Malut Gandeng PKK Gelar FGD

Disarpus Malut gandeng TP PKK Malut gelar FGD Literasi (dok:istimewah)

PUBLIKA-Halsel, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK Malut menggelar Focus Grup Discussion (FGD) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Rabu (7/6).

Hadir sebagai narasumber FGD  yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Malut, Musrifa Alhadar, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Tahmid Wahab, dengan menghadirkan 200 peserta  dari tiga desa, Ketua TP PKK  provinsi, Jogugu Kesultanan Bacan H Mohdar Gani Arif serta undangan lainnya.” FGD sendiri menghadirkan peserta dari tiga desa di Kecamatan Bacan yakni Desa Amasing Kota, Desa Amasing Kota Barat dan Desa Amasing Kota Utara.,”hal ini disampaikan Kepala Disarpus Malut, Muliadi Tutupoho,

Menurunya hasil FGD akan dilakukan sidang komisi untuk melahirkan rekomendasi ke pemerintah provinsi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). “Pelibatan TP PKK Malut juga bertujuan agar Disarpus bersama TP PPK memberikan atensi dan dukungan penuh atas prakarsa LSM IKGVOS mengelar FGD,”harapnya.

Dikesembatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Malut Faoniah Jauhar Kasuba menyerahkan bantuan buku sebanyak 900 exemplar kepada tiga desa.

Ketua  TP PKK Malut Faoniah Jauhar Kasuba dalam sambutannya menyampaikan FGD Literisi ini sangat penting untuk mendorong peningkatan literasi di Malut.”Saya berharap tiga desa yang hadir dalam kegiatan FGD dapat melahirkan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat di tiga desa ini,” kata Faoniah yan juga selaku bund abaca Maluku Utara.

Istri Gubernur Malut ini mengatakan, FGD tersebut jangan hanya dijadikan sebagai kegiatan serimonial belaka dan tidak ada hasil yang dicapai, namun FGD harus dijadikan sebagai pedoman untuk memberikan masukkan untuk kepentingan masyarakat.

”Saran dan masukan dalam pelaksanaan FGD saat ini sangat penting, karena tiga desa yang ada di Amasing ini akan menjadi cikal bakal desa percontohan di Maluku Utara sebagai desa wisata, desa literasi dan desa ramah anak,” terangnya. (red)

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *